Bangun Keberlanjutan Pangan, Telkom Laksanakan Program Sustainable Food Security di Desa Parungkujang
Diposting pada : 2026-01-30 | Tags :

Parungkujang - Ketahanan pangan masih menjadi tantangan utama di berbagai wilayah pedesaan, khususnya dalam menghadapi keterbatasan akses sarana produksi, serta rendahnya produktivitas pertanian skala rumah tangga. Hal ini menjadi krusial mengingat Indonesia tengah berupaya mempertahankan tren positif, di mana pada tahun 2025 Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Nasional telah mencapai skor 73,00, yang didukung oleh pencapaian swasembada beras dengan total produksi sebesar 34,71 juta ton. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi keluarga, yang tercermin dari kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) hingga mencapai angka 125,35. Oleh karena itu, diperlukan program berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber pangan secara mandiri dan berkelanjutan agar momentum pertumbuhan ini terus terjaga.

Sebagai wujud komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Telkom Indonesia melaksanakan kegiatan Panen Raya dan Monitoring Program Sustainable Food Security Peningkatan Produktivitas Pertanian dan Family Garden. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 21 Januari 2026, di Desa Parungkujang, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Program ini akan memberikan panen kepada 40 orang penerima manfaat dari sektor pertanian dan family garden. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau capaian program sekaligus memastikan keberlanjutan manfaat yang telah dirasakan oleh masyarakat.

Program Sustainable Food Security difokuskan pada peningkatan produktivitas pertanian serta optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan melalui konsep family garden sebagai sumber pangan keluarga yang sehat, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan, prosesi panen raya sebagai simbol keberhasilan program, serta monitoring family garden untuk melihat perkembangan pemanfaatan lahan pekarangan oleh para penerima manfaat, sebelum ditutup dengan doa dan penutup.

“Sebagai perusahaan digital, Telkom tidak hanya berfokus pada pengembangan infrastruktur dan layanan, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui Program Sustainable Food Security ini, Telkom mendukung penguatan produktivitas pertanian dan pengelolaan family garden melalui pendekatan yang terintegrasi dan terukur. Kami berharap program ini dapat menjadi katalis dalam membangun ketahanan pangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.” Ujar Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto

Melalui pelaksanaan Program Sustainable Food Security Peningkatan Produktivitas Pertanian dan Family Garden, Telkom Indonesia terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) ke-2, yaitu Tanpa Kelaparan, yang berfokus pada upaya mewujudkan ketahanan pangan dan pengembangan pertanian yang berkelanjutan. Dengan mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.